About

sekali lagi hanya untuk sebuah renungan

Dekandensi moral sudah sedemikian meluas menghilangnya budaya malu, dan berganti menjadi budaya malu-maluin dan dipermalukan.

Budaya Malu

Malu adalah kondisi dimana kita merasa bersalah jika melakukan suatu perbuatan.
Dalam bahasa Inggris ‘ashamed’ atau malu diartikan dengan ‘troubled by guilty feeling’ merasa terganggu oleh adanya rasa bersalah.

Rasa malu bisa menjadi pagar pengaman dari nafsu(hewani) kita yang kadang liar dan sulit terkendali.

Bila seorang tidak mampunyai rasa malu, ia akan menjadi keras: tanpa sadar orang disekelilingnya, matanya gelap, pandangannya ganas dan berjalan mengikuti kehendak hawa nafsunya. Ia rampas harta dari tangan-tangan mereka yang fakir tanpa belas kasihan, hatinya tidak tersentuh oleh kepedihan orang-orang lemah yang menderita. Ia tidak tahu kecuali apa yang memuaskan hawa nafsunya.

Bila seorang sampai ke tingkat prilaku ini, maka telah terkelupas darinya fitrah agama dan terkikis habis jiwanya. | selanjutnya baca Belajarlah Untuk Malu, Sebelum Dipermalukan.


Amalan™